Babinsa Ngusikan Dampingi PSN di Desa Ngampel
Babinsa Koramil Ngusikan, Koptu Hendrik, mendampingi PSN di Desa Ngampel, Jombang. Kegiatan menyasar titik rawan nyamuk dan disertai imbauan 3M.
Babinsa Koramil Ngusikan, Koptu Hendrik, mendampingi kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Desa Ngampel, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Senin (5/10/2026). Kegiatan ini menyasar sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti, sebagai upaya mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Lokasi yang menjadi perhatian meliputi lingkungan permukiman padat penduduk, saluran air, serta area di sekitar fasilitas umum. PSN dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memutus rantai penyebaran nyamuk penyebab DBD, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Koptu Hendrik menyebut pendampingan tersebut merupakan wujud dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk mendampingi kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat.
PSN menyasar titik rawan perkembangbiakan nyamuk
Pelaksanaan PSN di Desa Ngampel berfokus pada lokasi yang dinilai memiliki potensi menjadi tempat berkembang biaknya Aedes aegypti. Permukiman padat, saluran air, dan kawasan sekitar fasilitas umum menjadi beberapa titik yang diperiksa dalam kegiatan tersebut.
Pemilihan lokasi itu menunjukkan bahwa upaya pencegahan dilakukan dengan memperhatikan area yang berpotensi menampung air atau menjadi tempat nyamuk berkembang. Penanganan titik-titik tersebut menjadi bagian dari langkah untuk mengurangi peluang penyebaran nyamuk penyebab DBD.
Kegiatan ini tidak hanya menempatkan kebersihan sebagai perhatian, tetapi juga menggarisbawahi perlunya tindakan pencegahan di lingkungan sekitar. PSN diharapkan membantu memutus rantai penyebaran nyamuk, terutama melalui perhatian terhadap area yang berisiko di permukiman maupun fasilitas umum.
Dalam keterangannya, Koptu Hendrik menegaskan bahwa pendampingan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Dukungan itu diberikan melalui keterlibatan dalam kegiatan kesehatan yang berlangsung di desa, termasuk upaya pemberantasan sarang nyamuk.
Babinsa imbau warga terapkan 3M
Koptu Hendrik juga mengimbau warga agar rutin menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengajak masyarakat menerapkan gerakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat penampungan air.
“Kami selalu siap mendampingi setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat. Selain PSN, kami juga mengimbau warga agar rutin menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan bersama pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat penampungan air,” ujar Koptu Hendrik.
Imbauan tersebut menempatkan peran warga sebagai bagian penting dari pencegahan DBD. Menjaga kebersihan lingkungan secara rutin, sebagaimana disampaikan Hendrik, berjalan beriringan dengan kegiatan PSN yang menyasar titik-titik rawan.
Pendampingan Babinsa di Desa Ngampel memperlihatkan dukungan TNI terhadap program kesehatan pemerintah di tingkat desa. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya memutus penyebaran nyamuk perlu disertai perhatian berkelanjutan pada lingkungan tempat tinggal dan area umum.
Ke depan, imbauan menerapkan 3M dapat menjadi pegangan warga dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan mengurangi potensi tempat penampungan air. Bersama kegiatan PSN, langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat pencegahan DBD di Desa Ngampel.