Vasco vs Boca Juniors: Tuan Rumah Selangkah ke Final

Vasco da Gama membawa keunggulan 1-0 saat menjamu Boca Juniors di Maracana. Hasil imbang cukup bagi tuan rumah untuk melaju ke final Copa Sudamericana.

vasco-vs-boca-juniors-selangkah-ke-final

Vasco da Gama menjamu Boca Juniors di Stadion Maracana, Selasa, 20 Oktober 2026, dengan satu kaki sudah berada di final Copa Sudamericana. Tim asal Brasil itu membawa keunggulan 1-0 dari leg pertama di Argentina, sehingga hasil imbang cukup untuk memastikan tiket ke partai puncak.

Boca harus menang untuk menjaga peluangnya. Jika tim tamu menang dengan selisih satu gol, agregat akan imbang dan penentuan semifinal berlanjut ke adu penalti. Laga Vasco vs Boca Juniors ini menjadi ujian penting bagi kedua tim: tuan rumah berusaha melindungi keunggulan, sementara wakil Argentina dituntut membalikkan keadaan.

Keunggulan tipis Vasco dari leg pertama

Adson mencetak satu-satunya gol dalam pertemuan pertama di La Bombonera, menurut laporan ge.globo. Posisi Vasco kemudian semakin menguntungkan setelah penyerang Kolombia Andres Gomez mendapat kartu merah pada babak kedua. Meski bermain dengan sepuluh orang, Boca masih mampu memberi ancaman dan sempat membentur tiang melalui Ascacibar.

Keunggulan satu gol membuat Vasco tidak harus mengejar kemenangan di Maracana. Namun, margin yang tipis juga menyisakan ruang bagi Boca untuk memaksakan laga ke adu penalti. Kemenangan Boca dengan selisih dua gol akan membuat mereka lolos langsung, sedangkan kemenangan satu gol membawa semifinal ke babak tos-tosan.

Kedua tim datang dengan hasil berbeda dari kompetisi domestik. Vasco baru saja kalah 0-1 dari Sao Paulo di liga Brasil, sedangkan Boca menundukkan Talleres dengan skor 2-1. Hasil tersebut menjadi latar menuju laga penentuan, tetapi tidak mengubah keunggulan agregat yang saat ini dimiliki Vasco.

Vasco menghadapi masalah di lini belakang

Vasco masih menunggu kondisi bek kanan Paulo Henrique, yang mengalami cedera tulang rusuk saat menghadapi Sao Paulo. Tim pelatih berencana menilai kebugarannya sebelum pertandingan. Andres Gomez dipastikan absen karena skorsing, sementara Colidio tidak memenuhi syarat tampil karena tidak terdaftar dalam kompetisi.

Di kubu Boca, gelandang Leandro Paredes berpeluang kembali setelah menjalani pemulihan cedera paha yang dialaminya saat melawan Instituto Cordoba pada 9 Oktober. Ia telah kembali berlatih usai mendapat perawatan, tetapi menurut ge.globo kemungkinan hanya tersedia untuk bermain dalam waktu terbatas. Winger Alan Velasco juga kembali tersedia setelah pulih dari cedera.

Susunan pemain yang diperkirakan turun untuk Vasco adalah Leo Jardim; Paulo Henrique, Saldivia, Robert Renan, Cuiabano; Sosa, Thiago Mendes, Lescano; Adson, Bruno Duarte, dan David. Boca diproyeksikan menurunkan Montero; Lozano, Di Lollo, Herrera, Blanco; Ascacibar, Battaglia atau Paredes, Delgado; Velasco atau Villa, Merentiel, dan Flores.

Santiago Sosa merasa cepat menyatu dengan Vasco

Gelandang Argentina Santiago Sosa menjadi pemain reguler sejak bergabung dengan Vasco dari Racing. Dalam wawancara dengan Paramount, ia mengatakan dukungan suporter dan kemiripan antara kedua klub membantunya beradaptasi. Sosa sebelumnya menjuarai Copa Sudamericana bersama Racing pada 2024, setelah klub Argentina itu mengalahkan Cruzeiro di final.

“Yang paling mengejutkan saya adalah para suporter selalu hadir. Stadion selalu penuh. Sejujurnya, jumlah pendukung Vasco di seluruh Brasil membuat saya terkejut,” kata Sosa.

Ia juga merasa punya ikatan dengan klub barunya sejak awal. Sosa menilai kemiripan Vasco dengan Racing membuatnya lebih mudah merasa nyaman. Jika Vasco menyingkirkan Boca, ia akan kembali berpeluang memperebutkan trofi kontinental.

Mantan gelandang Vasco Andrey Santos juga masih mengikuti perjalanan klub masa kecilnya. Dalam wawancara yang diterbitkan O Dia, pemain berusia 22 tahun yang kini bermain untuk Manchester United itu bercerita bahwa ia menyaksikan leg pertama meski sedang bepergian bersama tim dan menghadapi perbedaan waktu.

Andrey mengatakan ia memperkirakan akan berada di pesawat pada babak pertama. Setelah mendarat, ia langsung menyalakan siaran pertandingan, sekitar pukul 02.30 atau 03.00 waktu setempat. Ia berharap Vasco menuntaskan pekerjaan pada leg kedua, mencapai final, lalu menjadi juara.

Adu penalti bisa menjadi penentu

Jika pertandingan berakhir dengan agregat imbang, kiper Boca Alvaro Montero berpotensi memainkan peran besar. Tinjauan Sporting News atas dua adu penalti Boca mencatat Montero menggagalkan tiga dari 10 tendangan lawan. Boca memenangi kedua adu penalti itu dengan skor 4-3.

Montero menghentikan satu tendangan O’Higgins pada 30 Juli dan dua penalti Velez Sarsfield pada 2 September. Dalam dua adu penalti tersebut, ia kemasukan enam gol dan satu tendangan lawan melenceng. Catatan itu perlu dibedakan: tiga penyelamatan berasal dari aksi kiper, sedangkan satu tendangan yang melenceng bukan penyelamatan Montero.

Pertandingan akan dipimpin wasit asal Venezuela, Jesus Valenzuela. Jorge Urrego dan Tulio Moreno bertugas sebagai asisten wasit, sedangkan Juan Soto menjadi wasit video. Dengan keunggulan agregat dan dukungan publik Maracana, Vasco memiliki modal untuk melangkah ke final, tetapi Boca masih punya kesempatan mengubah arah semifinal.

Duniafakta