California Masukkan Idulfitri dan Iduladha ke Kalender Libur

California memasukkan Idulfitri dan Iduladha ke kalender hari libur negara bagian melalui AB 2017. Sekolah dan pegawai dapat menyesuaikan libur atau cuti sesuai kebijakan setempat.

california-masukkan-idulfitri-iduladha-kalender-libur

California resmi memasukkan Idulfitri dan Iduladha ke dalam kalender hari libur negara bagian setelah Gubernur Gavin Newsom menandatangani Assembly Bill 2017 (AB 2017). Aturan ini mengakui makna kedua hari raya bagi warga Muslim, sekaligus memberi sekolah dan instansi publik ruang untuk menyesuaikan kegiatan serta cuti pegawai.

Namun, penetapan tersebut tidak berarti seluruh sekolah, kantor pemerintah, pengadilan, ataupun perusahaan swasta wajib tutup. Pelaksanaan libur bergantung pada kebijakan setempat, sementara pegawai negara bagian yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak cuti sesuai ketentuan kepegawaian.

AB 2017 mengakui dua hari raya Islam

Undang-undang AB 2017 menetapkan Idulfitri dan Iduladha sebagai hari libur dalam kalender California. Dalam kalender Islam, Idulfitri jatuh pada hari pertama Syawal, setelah bulan Ramadan berakhir. Adapun Iduladha diperingati pada 10 Zulhijah, bertepatan dengan rangkaian ibadah haji tahunan.

Anggota Majelis Negara Bagian California Matt Haney, salah satu penggagas aturan tersebut, mengatakan California merupakan rumah bagi salah satu komunitas Muslim terbesar di Amerika Serikat. Menurut dia, tradisi warga Muslim layak mendapat pengakuan dan penghormatan.

Haney juga menyebut pengakuan dalam hukum negara bagian sebagai langkah untuk membantu warga merayakan hari raya bersama keluarga tanpa harus menghadapi pengorbanan yang tidak perlu. AB 2017 disusun bersama CAIR-CA, Komisi California untuk Urusan Asia dan Kepulauan Pasifik Amerika, serta Dewan Dampak Muslim.

“California merupakan rumah bagi salah satu komunitas Muslim terbesar dan paling dinamis di negara ini, dan tradisi mereka layak diakui dan dihormati,” kata Matt Haney.

Libur sekolah dan kantor mengikuti kebijakan setempat

Aturan baru memberi sekolah negeri dan perguruan tinggi komunitas kewenangan untuk meliburkan kegiatan pada Idulfitri dan Iduladha. Keputusan itu tetap mengikuti prosedur dan kebijakan lokal, sehingga penerapannya dapat berbeda antara satu lembaga dan lembaga lainnya.

Penetapan ini juga tidak otomatis membuat semua kantor pemerintah, pengadilan, pemerintah daerah, atau bisnis swasta menghentikan operasional. Masing-masing lembaga dan perusahaan tetap menentukan jadwal kerja berdasarkan aturan yang berlaku di tempat mereka.

Bagi pegawai negara bagian yang memenuhi syarat, undang-undang tersebut membuka kemungkinan menggunakan hak cuti untuk memperingati kedua hari raya. Pilihannya dapat berupa cuti tahunan, cuti pribadi, waktu kompensasi, atau kredit hari libur personal, sesuai ketentuan kepegawaian.

Dengan demikian, status sebagai hari libur negara bagian tidak serta-merta berarti setiap pekerja memperoleh dua hari tambahan cuti berbayar. Penggunaan cuti tetap mengikuti aturan yang berlaku bagi pegawai dan kebijakan tempat kerja masing-masing.

CAIR-CA menyebut hambatan lama dapat berkurang

Dewan Hubungan Amerika-Islam cabang California (CAIR-CA) menyambut pengesahan AB 2017. Organisasi itu menyebut aturan tersebut dapat membantu mengatasi kesulitan yang selama ini dihadapi lebih dari satu juta penduduk Muslim di California, yang kerap harus memilih antara menjalankan kewajiban agama atau tetap mengikuti kegiatan sekolah dan pekerjaan.

CEO CAIR-CA Hussam Ayloush mengatakan mahasiswa dan karyawan Muslim selama ini menghadapi pilihan sulit ketika hari raya bertepatan dengan kewajiban akademis atau profesional. Ia menilai pengakuan resmi itu mengurangi hambatan struktural dan mendekatkan kebijakan negara bagian pada prinsip inklusi, kesetaraan, serta penghormatan terhadap keragaman budaya.

Ketua Komisi Jason Paguio juga menyebut AB 2017 sebagai bentuk komitmen lembaga publik untuk mengakui dan menghormati komunitas yang mereka layani. Aturan ini, menurutnya, menyediakan landasan praktis bagi sekolah dan tempat kerja publik untuk mendukung warga yang merayakan.

California menjadi negara bagian kedua di Amerika Serikat yang memasukkan Idulfitri dan Iduladha ke dalam daftar hari libur negara bagian. Washington telah lebih dahulu menetapkan kedua hari raya itu. Dampak aturan California selanjutnya akan terlihat dari cara sekolah dan lembaga publik menerapkan kebijakan lokal agar kebutuhan warga Muslim dapat diperhatikan.

Duniafakta