Terikat Janji Borong Empat Penghargaan ITA 2026
Terikat Janji meraih empat penghargaan di ITA 2026, termasuk Program Prime Time Drama Terpopuler. Arya Saloka dan Asha Assuncao turut membawa pulang penghargaan.
Sinetron Terikat Janji membawa pulang empat penghargaan dalam Indonesian Television Awards (ITA) 2026, termasuk Program Prime Time Drama Terpopuler. Penghargaan itu diterima tim produksi dalam malam penganugerahan di Jakarta, Sabtu, 26 September 2026, sekaligus menjadi pengakuan atas kerja bersama para pemain dan kru di balik layar.
Produser Terikat Janji, Reno Marciano, menyebut kemenangan tersebut sebagai hasil kolaborasi panjang. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah sinetron tidak hanya ditentukan oleh wajah-wajah yang tampil di layar, melainkan juga oleh proses penulisan, penyutradaraan, penyuntingan, hingga pekerjaan tim produksi lainnya.
Dalam kategori individu, Arya Saloka juga meraih penghargaan Aktor Terpopuler. Sementara itu, Asha Assuncao memperoleh dua penghargaan. Kemenangan tersebut melengkapi raihan serial yang dibintangi keduanya, meski informasi kategori untuk dua penghargaan Asha tidak dirinci dalam keterangan yang tersedia.
Produser tekankan kerja kolektif di balik Terikat Janji
Reno mengapresiasi kontribusi penulis Donna dalam membangun cerita. Naskah itu kemudian diwujudkan di layar oleh sutradara Amin, dengan proses penyuntingan yang dikerjakan Rinto. Menurut Reno, kekuatan produksi terbentuk dari rangkaian pekerjaan yang saling menyambung, bukan dari satu unsur saja.
“Terikat Janji itu memang kolaborasi yang oke ya dari penulisannya Mbak Donna, itu harus dicatat,” ujar Reno seusai menerima penghargaan di ITA 2026.
Ia juga menyoroti upaya tim untuk memberi perhatian pada detail cerita. Sejumlah aspek, kata Reno, dipelajari terlebih dahulu agar penggambaran dalam sinetron memiliki pijakan yang sesuai. Salah satunya adalah hal-hal yang berkaitan dengan kepolisian.
“Kita bikin dengan detail, dengan kita pelajari apa-apa itu ya, tentang kepolisian, segala macam. Jadi memang kita mencoba hal-hal yang baru,” tuturnya.
Pernyataan itu memperlihatkan pendekatan produksi yang melibatkan riset, selain kerja kreatif di lokasi. Bagi tim, penghargaan Program Prime Time Drama Terpopuler menjadi apresiasi terhadap upaya tersebut dan kerja banyak orang selama proses produksi. Reno menyebut penulis, sutradara, pemain, serta tim pascaproduksi sebagai bagian dari kolaborasi yang membawa Terikat Janji ke panggung penghargaan.
Arya Saloka dan Asha Assuncao persembahkan kemenangan
Arya Saloka mengaku tidak menyangka bisa meraih penghargaan di tengah persaingan dengan para nomine lain. Ia menyampaikan keterkejutannya setelah namanya diumumkan sebagai pemenang. Respons itu menunjukkan bahwa kemenangan tersebut bukan sesuatu yang ia anggap sudah pasti.
“Jujur kaget saya, soalnya saingan kami pasangan beneran semua,” ujar Arya Saloka.
Asha Assuncao juga mengungkapkan rasa syukur. Ia menyampaikan terima kasih kepada para penggemar yang terus memberikan dukungan dan mendedikasikan kemenangan yang diraihnya untuk mereka. Penghargaan itu menjadi momen bersama bagi para pemain dan penonton yang mengikuti perjalanan sinetron tersebut.
“Terima banyak teman-teman atas supportnya selama ini, jujur saya tidak menyangka dapat memenangkan penghargaan ini. Kami dedikasikan kemenangan ini untuk kalian yang selalu mendukung kami,” ucap Asha.
ITA 2026 juga memberikan penghargaan kepada sejumlah program lain. Indonesian Idol XIV dari RCTI terpilih sebagai Program Prime Time Non Drama Terpopuler. Adapun Asmara Gen Z dari SCTV memenangkan kategori Program Non Prime Time Drama Terpopuler, sedangkan MasterChef Indonesia 13 dari RCTI meraih Program Non Prime Time Non Drama Terpopuler.
Penghargaan datang di tengah kisah yang terus berjalan
Perjalanan Terikat Janji di layar masih berlanjut setelah malam penghargaan. Dalam episode 177 yang dijadwalkan tayang pada 30 September 2026 pukul 19.00 WIB di RCTI Channel 28, kisah Dipa bergerak ke arah pengakuan dan terbukanya sejumlah rahasia.
Dalam cerita episode itu, Dipa akhirnya mengakui telah mencuri barang antik, termasuk Patung Ganesha, dan hasil penjualannya dicuci melalui Avenue & Co. Namun, Sena meragukan pengakuan tersebut dan mencurigai adanya persoalan yang lebih besar. Jihan terpukul setelah mengetahui keadaan itu, sementara Armand meminta Dipa agar tidak menyebut namanya kepada polisi.
Ketegangan cerita tersebut memberi gambaran tentang konflik yang tengah dihadapi para tokoh, tanpa mengubah arti utama kemenangan bagi para pembuatnya: penghargaan ITA menjadi pengakuan atas kerja kolektif. Bagi penonton, kisah yang masih bergulir juga memberi alasan untuk mengikuti episode-episode berikutnya, sementara tim produksi membawa pulang apresiasi atas perjalanan Terikat Janji.