RDNA 5 Mobile Dikabarkan Eksklusif untuk Sony
Sony dikabarkan mengamankan akses ke RDNA 5 mobile untuk handheld berkode Canis. Steam Deck 2 mungkin memakai arsitektur lain, tetapi Valve belum mengumumkan chip pilihannya.
Rumor bahwa Sony mengamankan akses eksklusif ke RDNA 5 mobile berpotensi mengubah peta persaingan konsol genggam. Jika kabar itu benar, perangkat yang sedang dikembangkan Sony dengan nama kode Canis bisa menjadi satu-satunya handheld yang memakai arsitektur grafis AMD tersebut, sementara Steam Deck 2 dan calon handheld Xbox mungkin harus memakai teknologi generasi sebelumnya.
Informasi ini belum dikonfirmasi oleh Sony maupun AMD. detikINET, mengutip laporan TechSpot, menyebut kabar tersebut bersumber dari analisis Digital Foundry dan pembocor teknologi KeplerL2. Belum jelas apakah Sony memperoleh hak eksklusif melalui kesepakatan kontrak atau karena mampu memenuhi jumlah pemesanan minimum yang diminta AMD.
Ketidakpastian itu penting. Rumor mengenai akses eksklusif tidak dengan sendirinya memastikan jadwal peluncuran, harga, ataupun kemampuan akhir perangkat Sony. Namun, bila benar, keputusan AMD dalam memasok chip dapat berpengaruh pada pilihan arsitektur yang tersedia bagi pembuat konsol portabel lain.
Canis disebut menjadi perangkat pertama dengan RDNA 5 mobile
Canis merupakan rancangan handheld Sony yang paling konkret dalam laporan tersebut. Perangkat ini disebut menggunakan RDNA 5 versi mobile dan dirancang bekerja pada konsumsi daya sekitar 15 watt. Pada tingkat daya itu, performa komputasinya diklaim dapat melampaui Xbox Series S, konsol rumahan Microsoft.
Klaim tersebut masih sebatas informasi yang beredar, bukan hasil pengujian perangkat jadi. Angka konsumsi daya juga tidak menjawab seluruh pertanyaan soal pengalaman bermain. Belum ada kepastian mengenai bentuk akhir Canis, kinerja dalam game tertentu, maupun cara Sony menyeimbangkan kemampuan grafis dengan ketahanan baterai.
Hal mendasar lain juga belum terjawab: apakah Canis akan menjalankan game PlayStation 5 secara langsung, disiapkan untuk judul PlayStation 6, atau membutuhkan optimasi khusus dari pengembang. Pilihan itu akan menentukan seberapa luas katalog game yang dapat dimainkan, tetapi laporan yang beredar belum memberikan penjelasan mengenai strategi perangkat lunaknya.
Bagi calon pengguna, kabar soal chip baru memang menarik, tetapi belum cukup untuk menilai produk secara utuh. Performa teoritis tidak otomatis memastikan kompatibilitas game atau pengalaman yang sama pada setiap judul. Sampai Sony mengumumkan perangkat dan spesifikasinya, rincian tersebut masih berada dalam wilayah spekulasi.
Steam Deck 2 belum dipastikan memakai chip pengganti
Jika Sony memang mendapat akses khusus ke RDNA 5 mobile, Valve dan pembuat handheld lain kemungkinan harus mempertimbangkan arsitektur berbeda. Laporan menyebut RDNA 4m, yang dikaitkan dengan lini prosesor Ryzen Z3, sebagai salah satu opsi bagi perangkat pesaing. Namun, belum ada pengumuman bahwa Steam Deck 2 akan menggunakan chip tersebut.
Valve selama ini menyatakan tidak ingin merilis Steam Deck generasi kedua sebelum tersedia APU yang memberi peningkatan antargenerasi tanpa mengorbankan daya tahan baterai. Sikap itu membuat waktu peluncuran penerus Steam Deck belum dapat dipastikan. Ketersediaan RDNA 5, kalau memang terbatas untuk Sony, bisa menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan, bukan bukti bahwa Valve telah menetapkan pengganti.
Chip custom berkode Gainsborough disebut sebagai kandidat untuk Steam Deck 2. Perkiraan yang dikutip detikINET menyebut chip itu berpotensi memberikan performa hingga dua kali lipat dibanding Steam Deck pertama pada konsumsi daya setara. Angka tersebut tetap merupakan proyeksi, bukan hasil pengujian produk yang sudah diumumkan Valve.
AMD dikabarkan menyiapkan Ryzen Z3 pada 2027
AMD diperkirakan memperkenalkan Ryzen Z3 dan Z3 Extreme pada awal 2027. Menurut laporan yang dikutip detikINET, jajaran tersebut akan membawa pendekatan RDNA 4m: grafis RDNA 3.5 dipadukan dengan kemampuan pembelajaran mesin dari RDNA 4. Kombinasi itu disebut ditujukan untuk mendukung peningkatan fitur upscaling FSR 4.1.
Perbedaan generasi ini bisa menjadi pertimbangan bagi produsen handheld yang tidak memperoleh RDNA 5 mobile. Akan tetapi, belum ada rincian resmi dalam laporan mengenai produk mana yang akan memakai Z3, kapan perangkat terkait tersedia, atau bagaimana kinerja chip itu dibandingkan Canis. Karena itu, perbandingan langsung antara perangkat Sony dan calon pesaingnya belum bisa dilakukan.
Untuk saat ini, kabar eksklusivitas RDNA 5 lebih tepat dibaca sebagai petunjuk awal tentang persaingan pasokan chip, bukan kepastian bahwa Steam Deck 2 tertinggal. Perkembangan berikutnya bergantung pada pengumuman resmi AMD, Sony, dan Valve, terutama mengenai spesifikasi Canis serta pilihan APU untuk konsol genggam generasi selanjutnya.