Marc Marquez Tercepat di Practice MotoGP Malaysia

Marc Marquez menjadi yang tercepat dalam practice MotoGP Malaysia 2026 di Sepang meski sempat terjatuh di Tikungan 15. Alex Marquez dan Ai Ogura melengkapi tiga besar.

marc-marquez-tercepat-practice-motogp-malaysia

Marc Marquez menutup practice MotoGP Malaysia 2026 sebagai pembalap dengan catatan waktu terbaik, meski lebih dulu terjatuh di Sirkuit Sepang, Jumat (30/10). Pembalap asal Spanyol itu kembali ke lintasan setelah masuk pit untuk berganti motor, lalu mencatat waktu 1 menit 57,00 detik pada 15 menit terakhir sesi.

Posisi teratas sempat berganti beberapa kali sejak latihan dimulai pukul 13.00 waktu Kuala Lumpur atau 14.00 WIB. Namun, catatan Marquez pada bagian akhir tak terkejar hingga sesi berakhir. Alex Marquez finis di urutan kedua, sedangkan Ai Ogura menempati posisi ketiga.

Rangkaian sesi itu memperlihatkan perubahan persaingan yang cukup cepat. Sejumlah pembalap sempat memimpin, sementara insiden yang dialami Marc Marquez dan kendala Jorge Martin ikut mewarnai jalannya latihan.

Pimpinan sesi berganti sejak menit awal

Dalam laporan CNN Indonesia, Marco Bezzecchi menjadi pembalap tercepat setelah menyelesaikan dua lap awal. Ia membukukan waktu 1 menit 58,620 detik, diikuti Alex Marquez dan Diogo Moreira.

Urutan itu tidak bertahan lama. Pada lap berikutnya, Johann Zarco melampaui catatan Bezzecchi. Alex Marquez kemudian membalas dengan waktu 1 menit 58,00 detik, sebelum Fabio di Giannantonio mengambil alih posisi terdepan.

Perubahan tersebut terjadi saat sesi masih berada di tahap awal. Setelah sekitar 30 menit, Di Giannantonio, Alex Marquez, dan Zarco masih mengisi tiga posisi teratas. Marc Marquez belum mencatat waktu yang cukup untuk menggeser mereka.

Situasi berubah menjelang akhir latihan. Dengan waktu tersisa sekitar 15 menit, Marc Marquez membukukan 1 menit 57,00 detik. Catatan itu menempatkannya di puncak, lalu bertahan sampai bendera akhir sesi dikibarkan.

Marquez kembali setelah terjatuh di Tikungan 15

Marquez mengalami kecelakaan di Tikungan 15 ketika latihan memasuki menit ke-17. Ia kembali ke pit dan berganti motor. Tidak lama kemudian, ia keluar lagi untuk melanjutkan sesi.

Insiden itu tidak menghentikan upayanya memburu waktu. Marquez akhirnya mencatat lap tercepat pada fase akhir, ketika persaingan di papan atas sebelumnya masih dikuasai Di Giannantonio, Alex Marquez, dan Zarco.

Hasil akhir menempatkan Alex Marquez di belakang kakaknya. Ai Ogura melengkapi tiga besar. Dengan demikian, dua posisi teratas pada practice di Sepang ditempati kakak-beradik Marquez, setelah Marc membalikkan urutan yang terbentuk sepanjang sebagian besar sesi.

Catatan waktu menjadi pembeda utama pada hasil latihan ini. Marc mencatat 1 menit 57,00 detik, sementara laporan CNN Indonesia menyebut Alex berada di posisi kedua dan Ogura di posisi ketiga. Tidak ada perubahan di posisi terdepan pada sisa waktu setelah Marc mencetak lap tersebut.

Martin masuk pit, beberapa pembalap jatuh di akhir

Jorge Martin lebih dulu mengalami kendala. Sekitar tujuh menit setelah sesi dimulai, ia kembali ke pit setelah menghadapi masalah saat melewati tikungan. Martin tidak terjatuh, tetapi memilih menghentikan putaran dan kembali ke garasi.

Keputusan itu membuat Martin tidak langsung mengikuti persaingan waktu pada awal latihan. CNN Indonesia melaporkan ia kembali ke pit karena kendala tersebut, tanpa menyebut adanya kecelakaan. Situasi Martin berbeda dari Marquez yang jatuh di Tikungan 15, kemudian kembali ke lintasan setelah mengganti motor.

Menjelang sesi berakhir, beberapa pembalap lain juga mengalami kecelakaan. Insiden-insiden itu terjadi pada menit-menit akhir, tetapi tidak mengubah hasil tiga besar. Marquez tetap berada di puncak, disusul Alex dan Ogura.

Practice MotoGP Malaysia berlangsung pada hari yang cerah. Para pembalap memanfaatkan sesi untuk mencatat waktu di Sepang, dengan posisi teratas silih berganti sebelum Marquez menetapkan patokan tercepat. Hasil tersebut menjadi catatan akhir sesi latihan Jumat, sementara hasil lengkap sesi berikutnya tidak tercantum dalam laporan CNN Indonesia.

Duniafakta