Malaysia Turunkan Harga BBM, Ini Tarif Terbarunya

Malaysia memangkas harga sejumlah BBM nonsubsidi untuk 15–21 Oktober 2026. Harga bensin RON 95 turun menjadi 4,62 ringgit per liter, sementara BBM subsidi tetap.

malaysia-turunkan-harga-bbm-tarif-terbaru

Malaysia menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi untuk periode 15–21 Oktober 2026. Harga bensin RON 95 nonsubsidi kini menjadi 4,62 ringgit per liter, sedangkan harga BBM subsidi tetap. Di Indonesia, harga BBM Pertamina yang tercantum dalam pantauan awal Oktober belum berubah sejak penyesuaian terakhir pada 2 September 2026.

Penyesuaian harga di Malaysia dilakukan setiap pekan. Untuk periode terbaru, penurunan mencakup bensin RON 95 dan RON 97, serta beberapa jenis diesel nonsubsidi. Kementerian Keuangan Malaysia merilis daftar harga eceran tersebut untuk berlaku selama sepekan.

Harga bensin RON 95 dan RON 97 turun

Bensin RON 95 nonsubsidi dijual seharga 4,62 ringgit per liter, setara sekitar Rp 20.305. Tarif itu turun 5 sen dari pekan sebelumnya, ketika harganya masih 4,67 ringgit per liter.

Penurunan dengan besaran yang sama berlaku untuk bensin RON 97. Harganya kini 5,10 ringgit atau sekitar Rp 22.414 per liter, dari sebelumnya 5,15 ringgit per liter.

Meski sejumlah produk nonsubsidi lebih murah, harga bensin subsidi RON 95 tidak berubah. Bahan bakar yang disalurkan melalui skema Budi Madani RON 95 (Budi95) itu tetap dijual 1,99 ringgit per liter, setara sekitar Rp 8.746.

Warga Malaysia yang memiliki surat izin mengemudi (SIM) sah berhak membeli bensin subsidi tersebut. Kuota bulanan yang berlaku telah dikembalikan menjadi 300 liter sejak 1 September 2026.

Harga diesel nonsubsidi ikut terkoreksi

Penurunan juga terjadi pada bahan bakar diesel. Diesel B10/B15 nonsubsidi turun 10 sen menjadi 5,17 ringgit per liter, atau sekitar Rp 22.722. Pada pekan sebelumnya, harga produk tersebut berada di angka 5,27 ringgit per liter.

Diesel Euro 5 B7 juga mengalami penurunan. Harga terbarunya menjadi 5,37 ringgit per liter, setara sekitar Rp 23.601. Namun, rincian harga pekan sebelumnya untuk jenis diesel ini tidak disebutkan dalam daftar yang dirilis.

Adapun diesel bersubsidi jenis B10 dan B15 tetap dipatok 2,10 ringgit per liter, sekitar Rp 9.229. Pengguna yang memenuhi syarat memperoleh kuota bulanan hingga 300 liter, sama seperti ketentuan kuota untuk BBM subsidi yang disebutkan dalam informasi tersebut.

Dengan demikian, perubahan harga pada pekan ini hanya berlaku untuk sejumlah BBM nonsubsidi. Pemerintah Malaysia mempertahankan tarif produk subsidi, baik untuk bensin RON 95 maupun diesel B10 dan B15.

Harga BBM Pertamina belum berubah

Di Indonesia, harga BBM Pertamina yang dipantau pada awal Oktober 2026 masih sama dengan tarif setelah penyesuaian 2 September. Pertamax RON 92, misalnya, tetap dibanderol Rp 15.950 per liter.

Produk nonsubsidi lain juga belum mengalami perubahan dalam daftar tersebut. Pertamax Green 95 dijual Rp 16.600 per liter, sementara Pertamax Turbo RON 98 berada di angka Rp 19.600 per liter.

Untuk BBM diesel, Dexlite tercatat Rp 23.700 per liter dan Pertamina Dex Rp 25.200 per liter. Angka-angka tersebut menggambarkan harga yang berlaku pada pantauan awal Oktober, bukan perubahan baru yang diumumkan bersamaan dengan penyesuaian harga di Malaysia.

Perbedaan jadwal penetapan harga membuat perkembangan di kedua negara tidak selalu terjadi pada waktu yang sama. Malaysia memperbarui harga BBM setiap pekan, sedangkan harga Pertamina yang tercantum dalam laporan ini bertahan sejak penyesuaian pada awal September.

Harga Malaysia untuk periode 15–21 Oktober memberi gambaran terbaru tentang tarif bensin dan diesel di negara itu, termasuk pemisahan antara produk subsidi dan nonsubsidi. Perubahan berikutnya akan mengikuti pengumuman harga untuk periode selanjutnya, sementara konsumen di Indonesia dapat merujuk pada daftar resmi penyedia BBM untuk mengetahui tarif yang berlaku.

Duniafakta