Mari Merapat ke Taman Paling Beracun di Dunia

“Lawn of Blue” di Taman Alwnwick [Lisa Jarvis]
Di balik keindahan barisan bunga mekar Taman Alnwick yang terletak di Kota Alnwick, Northumberland, Inggris ini merupakan rumah dari 100 lebih tanaman beracun.

 

Gerbang Taman Racun Alnwick [Steve F.]
24 jam keamanan dan pagar hitam lengkap dengan hiasan tengkorak menyambut pengunjung yang ingin mengenal bahaya berbagai macam tanaman yang sekilas tampak biasa-biasa saja.

 

Tanaman Brugmansia atau Bunga Terompet [Wikipedia]
Salah satu bintang di Taman Racun Alnwick ini adalah brugmansia. Brugmansia atau lebih dikenal dengan pohon bunga terompet ini merupakan favorit Jane Percy, Duchess of Northumberland, yang menggagas taman beracun ini. Semua bagian tanaman brugmansia berpotensi memiliki racun terutama serbuk sari dan daunnya yang dapat mengakibatkan halusinasi dan pada dosis tinggi sampai kematian.

 

Tanaman Bunga Dafodil [Wikipedia]
Dafodil merupakan tanaman ‘biasa’ yang memiliki sisi gelap dibalik kecantikan bunganya. Tentara Romawi biasa membawa umbi tanaman dafodil saat perang untuk bunuh diri dengan memakannya jika tertangkap.

Umbi Bunga Dafodil [Pixabay]
Ya, umbi dafodil dan sedikit di daunnya memiliki racun yang bisa menyebabkan muntah, diare, gagal jantung, kelumpuhan, sampai kematian.

Selain bunga beracun yang mengakibatkan kematian, Taman Racun ini juga mempunyai koleksi tanaman-tanaman yang memiliki sifat psikotropika, seperti ganja, koka, dan candu. Koka merupakan tanaman asli Amerika Selatan yang menjadi bahan dasar kokain, sedangkan candu merupakan tanaman berbunga indah yang dapat diproses menjadi narkoba jenis opium.

Bunga Candu [Louise Joly]
Jane Percy membangun Taman Racun ini pada Februari 2005, 9 tahun setelah pembangunan kembali Taman Alnwick. Dia berharap para pengunjung juga tertarik untuk mengetahui kualitas dan sifat berbahaya tanaman selain sifat penyembuh yang umum dipelajari.

Sumber : The Alnwick Garden | Smithsonian Mag | Atlas Obscura | Washington Post | Wikipedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *